Gus Dur Mengantarkan Humor Gus Mus

Saat membuka kata pengantar buku Canda Nabi & Tawa Sufi karya Gus Mus, Gus Dur mengutip kalimat dari Ernest Hemingway: “courage is grace under pressure” yang berarti “keberanian adalah rahmat di bawah tekanan.” Awal membacanya, saya heran dan bertanya-tanya: “apa maksud Gus Dur? Apa hubungan kutipan itu dengan buku humor Gus Mus?” Namun setelah membaca … Read more

Ilmu Mantiq (Bagian 1): Tashawwur (Konsepsi) dan Tashdiq (Persepsi)

Sumber: jagad.id

Ragam ilmu baru adalah pembahasan yang dijelaskan pertama kali oleh Syaikh Abdurrahman al-Akhdhari dalam kitab mantiqnya, Sulam Munauraq. Dalam ilmu mantiq, ilmu terbagi menjadi dua: ilmu qodim dan ilmu hadis. Ilmu qodim adalah ilmunya Allah, sedangkan ilmu hadis adalah ilmunya makhluk. Yang menjadi obyek pembahsan ilmu mantiq adalah yang kedua: ilmu hadis atau ilmunya makhluk. … Read more

Santri Slengean; Mazhab dan Kelebihannya

Kira-kira setahun lalu, di sela-sela mengikuti worshop “menulis kiai”, saya bertanya kepada pemateri (Mas Hamzah Sahal) perihal rahasia kehebatan Gus Dur menulis kiai. “Rata-rata Gus Dur menulisnya dengan slengean, kecuali ketika menulis kiai…” begitu jawabnya. Jika mau melakukan katagorisasi, tak semua santri itu “munduk-munduk”, namum ada pula yang slengean. Tapi untuk mendefinisikan santri slengean tampaknya … Read more

Belajar Bahasa Itu Belajar Pola

Suatu malam di salah satu kursusan bahasa Inggris di Pare Kediri, salah satu tutor menyarankan, atau lebih tepatnya mengintruksikan, dalam belajar bahasa Inggris, sebaiknya yang lebih ditekankan adalah belajar pola dari kalimat yang bagus. Ia memberi contoh: “The future is not our to see” Contoh ini, dalam bahasa Indonesia, kira-kira berarti “Melihat masa depan bukanlah … Read more

Perihal Editing Tulisan

Saya senang karena beberapa teman yang ikut Bengkel Jurnalistik kemarin beberapa sudah menulis berita kegiatan di daerahnya. Idealnya memang begitu, pasca pelatihan langsung dipraktikan dengan menulis, entah berita, artikel, cerpen atau yang lainnya sesuai minat. Tanpa praktik setelahnya, apa yang didapat dalam pelatihan akan menguap, bahkan bisa tanpa sisa. Sekali lagi, dan ini penting untuk … Read more

Ketika Anoman Mendambakan Kematian

Masih ingat dengan cerita perjalanan Biksu Tong Sancong beserta tiga muridnya yang mencari kitab suci ke Barat? Sepanjang perjalanan kisah itu, Biksu Tong selalu dihadang berbagai jenis siluman. Mereka ingin menyantap daging Biksu suci itu agar bisa hidup abadi. Kebanyakan siluman itu adalah seorang raja, ratu, atau pimpinan bangsa siluman. Mereka ingin hidup abadi, demi … Read more

Çorba, Sup Penghangat Jiwa dari Tanah Turki

Musim panas hampir berakhir di Turki. Ketika hari-hari musim dingin semakin dekat, inilah waktunya untuk memikirkan hidangan yang menghangatkan hati dan menenangkan jiwa. Tentu, çorba adalah jawabannya. Çorba adalah makanan sejenis sup dan merupakan bagian inti dari masakan Turki. Nama çorba sendiri berasal dari kata dalam bahasa Arab syurbah. Semangkuk çorba memiliki nilai lebih dari … Read more

Keterlemparan dan Hidup yang Begitu Saja

Dari Heidegger saya belajar keterlemparan, minimal diksi keterlemparan. Menurutnya, tentu pandangannya menurut pandanganku, hidup adalah keterlemparan: tiba-tiba lahir begitu saja di dunia tanpa kira rencanakan. Mungkin ada benarnya pandangannya itu. Saya, mungkin juga anda, sering kali begitu saja terlempar dari satu tempat ke tempat lain tanpa praduga sebelumnya. Juga pikiran kita, betapa kadang tiba-tiba menerawang … Read more

Pembacaan atas Novel Orhan Pamuk: The Red-Haired Woman

Andai saja saya tidak terlalu agresif dan sedikit bersabar dalam membaca novel, mungkin saya tidak akan kebingungan menulis catatan ini. Tapi nyatanya, kebiasaan bedebah ini benar-benar tidak bisa dihilangkan. Setiap kali membaca novel yang bagus (tentu ini penilaian pribadi) saya akan menyelesaikannya dalam sekali-duduk. Rasa penasaran itu berhasil membujuk agar segera sampai pada lembar terakhir. … Read more

Humor Pesantren dan Kitab Kuning

Di pesantren, salah harokat satu huruf arab pegon bisa jadi homor, mengundang tawa. Guru saya, Kiai Dimyati Rois pernah mengisahkan kisah homor: suatu hari seorang guru memberi makna gandul kata al-maidanu (الميدان) dengan “alon-alon” yang dalam bahasa Indonesia setara dengan “pelan-pelan. Seorang santrinya yang mendengar makna tersebut bertanya: “Maaf, guru. Bukannya al-maidanu (الميدان) itu maknanya … Read more